More

    Kampung Berbudaya Konservasi Pelopor Indonesia Hijau

    Judul Asli : Kampung Konservasi : Kampung Berbudaya Konservasi Sebagai Pioner Indonesia Hijau

    Lusianna Setyaningsih – Universitas Negeri Semarang

    Globalisasi merupakan hal yang tak bisa kita hidari saat ini, perubahan pola hidup masyarakat akibat globalisasipun tak bisa dihindari. Segala macam masuk melalui globalisasi, mulai dari budaya asing sampai teknologi yang tak semuanya memberikan dampak positif untuk masyarakat. Pemanasan global akibat penggunaan bermacam alat tanpa aturan yang tepat tak bisa dihindari. Oleh karena itu, pembiasaan hidup berbasis konservasi sangat digencarkan saat ini. Bumi akan semakin panas dan semakin memberikan stimulan negatif jika kita tak bisa menjaganya dengan baik.

    - Advertisement -

    Masyarakat merupakan bagian dari bumi ini, mereka tinggal bersama dalam suatu wilayah tertentu, dari wilayah dan wilayah akan berkumpul menjadi suatu negara yang besar. Pembiasaan green life style untuk mencegah pemanasan global dari tingkat wilayah akan sangat mendukung kesuksesan dalam lingkup negara. Oleh karena itu, penciptaan suatu kampung konservasi akan menjadi pionir untuk Indonesia hijau dan lestari.

    Menurut Muhi (2011) pada dasarnya global warming merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Salah satu pencegah pemanasan global adalah dengan  melakukan konservasi.

    Secara umum, konservasi, mempunyai arti pelestarian yaitu melestarikan/mengawetkan daya dukung, mutu, fungsi, dan kemampuan lingkungan secara seimbang (Wahyudi dan DYP Sugiharto, 2010).

    Adapun tujuan konservasi 1. mewujudkan kelestarian sumber daya alam hayati serta keseimbangan ekosistemnya, sehingga dapat lebih mendukung upaya peningkatan kesejahteraan dan mutu kehidupan manusia; 2. melestarikan kemampuan dan pemanfaatan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya secara serasi dan seimbang. Masyarakat merupakan bagian dari negara yang berdomisili di wilayah negara tersebut.

    Gerakan kampung konservasi dengan pembudayaan konservasi dalam kegiatan masyarakat akan membantu dalam penyuksesan gerakan go green. Kampung konservasi merupakan kampung hijau dengan kehidupan masyarakat berbasis konservasi.

    Konsep penting dalam penciptaan kampung konservasi adalah 1. tatanan rumah masyarakat yang memenuhi kriteria rumah sehat; 2. sanitasi yang baik; 3. tempat sampah organik dan anorganik; 4. taman di sekitar rumah; 5. rumah kompos di setiap kampung untuk pengolahan sampah organik; 6. rumah kreativitas di setiap kampung untuk pengolahan sampah anorganik; 8. balai konservasi untuk mengenalkan konservasi kepada masyarakat dan menjual produk-produk konservasi; 9. program penanaman pohon dan perawatan setiap bulan.

    Dengan konsep kampung konservasi tersebut akan menjadi pionir untuk mewujudkan Indonesia hijau dan lestari dan mengurangi pemanasan global di Indonesia dan dunia.

    Kampung konservasi merupakan suatu kampung dengan budaya konservasi yang sangat baik diterapkan di jaman globalisasi ini. Kampung merupakan pionir berdirinya suatu negara, sehinga dengan adanya kampung konservasi disuatu negara diharapkan dapat menjadi pionir terwujudnya negara konservasi yang hijau dan lestari. []

    Daftar Isi :

    Muhi, A.Hanapiah. 2011. Pemanasan Global (Global Warming). Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat.
    Wahyudin, Agus dan DYP Sugiharto (ed). 2010. Unnes Sutera: Pergualatan Pikir Sudijono Sastroatmodjo Membangun Sehat, Unggul, Sejahtera. Semarang: Unnes Press.

     

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here