More

    Tas Belanja Dari Sampah Untuk Bumi Bebas Sampah

    Meirina Dwi Fujiastuti
    Fenomena sampah yang rasanya tak pernah lekang oleh waktu kini kian menjadi. Seiring bertambah tuanya usia bumi ini, semakin kompleks pula masalah yang dihadapi oleh penduduk dunia, dan sampah merupakan satu dari sekian masalahnya. Tentu masalah ini sudah menjadi rahasia publik yang membutuhkan aksi nyata dari penduduk bumi untuk diselesaikan.

    Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa berbelanja merupakan awal dari bertebarannya sampah di muka bumi ini. Miliaran sampah kantong plastik belanja tersebut memenuhi perairan dan pemukiman yang merupakan sarana kehidupan makhluk hidup, bahkan yang tragis adalah ketika ditemukannya sampah di dalam organ pencernaan hewan-hewan seperti ditemukannya sampah pada tubuh paus yang mati mendadak di kawasan utara atlantik dan kasus penyu yang mati keracunan lantaran memakan sampah.

    Berbagai cara telah dilakukan oleh para pemilik supermarket dan toko untuk mengendalikan peredaran sampah plastik diantaranya adalah dengan memberikan harga pada setiap plastik yang digunakan oleh konsumen, artinya setiap kantong plastik belanja yang diberikan oleh pihak supermarket tidak gratis dan diharapkan konsumen membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi sampah.

    - Advertisement -

    Namun langkah ini juga terlihat kurang efektif karena harga untuk setiap kantong plastik pun sangat murah, bahkan di salah satu supermarket hanya menghargai 1 rupiah untuk setiap plastik yang digunakan konsumen. Otomatis konsumen yang berbelanja akan lebih memilih untuk mengorbankan beberapa rupiah dibandingkan membawa tas belanja sendiri.

    Ada juga supermarket yang menawarkan pembelian tas Go Green untuk pengganti kantong plastik belanja, namun harga yang ditawarkan cukup menguras kantong, apalagi jika konsumen tidak mementingkan soal tas belanja ini maka sudah dapat dipastikan cara ini kurang efektif juga.

    Memang membawa tas belanja sendiri adalah cara terbaik untuk mengurangi pertambahan sampah akibat berbelanja. Lalu bagaimana caranya agar tetap memiliki tas belanja tanpa harus membayar lebih?

    Langkah terbaik adalah membuat tas belanja dari sampah yang layak guna, sehingga selain mengurangi pertambahan sampah juga akan mengurangi sampah yang telah ada. Pembuatannya pun sangat mudah dan murah bahkan dapat diaplikasikan berbagai gaya sehingga modelnya akan semakin unik dan mengundang mata banyak orang untuk melirik. Berbagai sampah seperti kain perca dan sampah plastik makanan dapat digabungkan, dibentuk sedemikian rupa seunik mungkin.

    Langkah pertama yaitu membuat pola tas sesuai dengan ukuran, kebutuhan, dan keinginan. Setelah itu menggunting pola tersebut dan mengaplikasikannya pada kain perca atau sampah plastik makanan. Kemudian, kain perca atau sampah plastik makanan yang telah digunting tersebut dijahit, cara menjahitnya bisa dengan mesin jahit atau jahit manual.

    Jika ingin ditambahkan aksesoris maka dapat ditempelkan dengan lem bakar atau dijahit manual. Perhatikan bahwa jahitannya harus cukup kuat agar mampu membawa beraneka belanjaan. Akan lebih baik apabila model tasnya dibuat beragam sehingga dapat mengundang minat orang lain untuk membuat juga.

    Banyak masyarakat yang sudah melakukan hal ini sebagai wujud cinta lingkungan. Namun lebih banyak lagi yang belum sadar akan pentingnya membawa tas belanjaan daripada memakai kantong plastik. Sekalipun penggunaan kantong plastik sepintas tidak berdampak namun sangat menyumbangkan masalah untuk bumi kita tercinta.

    Tas belanja buatan sendiri tersebut diharapkan selain bermanfaat bagi diri sendiri juga bermanfaat bagi dunia ini. Tetap Gaya, Tetap Belanja, Tetap GO GREEN. []

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here