More

    Lima Elemen Personal Branding Menurut Silih Agung Wasesa

    Setiap manusia, apapun profesinya pasti mempunyai  personal branding yang berbeda tergantung dari bagaimana cara masing-masing pribadi menunujukannya. Hal tersebut membuat manusia selalu merekayasa kehidupan berdasarkan keadaan. Rekayasa di sini bukan memanipulasi yang mengarah pada hal negative, melainkan memberikan sesuatu karya atau potensi yang baru hingga unggul dan sesuai untuk kebutuhan yang diperlukan. Misal, jika seseorang sedang berada di tengah keluarganya, dia sangat banyak omong 

    Maka ada elemen yang ada dalam Circle P dan membuat citra branding diri semakin baik yang di antaranya:

    1. Siklus competency yaitu yang menjadi ciri atau pembeda yang amat jelas antara diri sendiri dan orang lain. Competency sangat penting untuk perihal branding diri yang letaknya berada pada tataran pikiran. Misalnya saja kita lihat dari profesi 
    2. Siklus connectivity mengembangkan competency di dunia luar dan melakukan pendekatan kepada orang disekitar. karena connectivity berada pada tataran tindakan. Tidak harus selalu pada lingkungan yang luas cukup di lingkungan dekat terlebih dahulu sehingga menciptakan sesuatu yang baru dari perbincangan tersebut.
    3. Siklus creativity, sama hal nya dengan connectivity berada dalam tataran tindakan dan tidak dapat dipungkiri pada siklus branding diri sering terjadi kejenuhan. Maka dari itu harus menciptakan inovasi baru agar terciptanya pembaharuan dan penyegaran. Inovasi baru yang diciptakan akan menghasilkan solusi-solusi baru bagi orang disekitar.
    4. Siklus contribution dan compliance berguna untuk mengontrol citra yang sedang dibangun dalam hal branding diri. Melihat sejauh mana reputasi yang telah kita berikan kepada orang disekitar, apakah sudah baik atau ada yang kurang ataupun harus ada yang dikurangi. 
    5. Siklus compliance yang menjungjung nilai kejujuran dan keterbukaan pendapat. Misalnya jika sabun mandi, saat digunakan jika tidak menghasilkan busa maka penggunanya akan kecewa, jika berbusa ya memang sudah seharusnya seperti itu.
    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here