More

    Jargon Kosong Stop Impor Beras

    Ilustrasi: Bongkar muat beras di Gudang Bulog Divre Jawa Barat di Gedebage, Bandung, Jawa Barat (30/1/2023). Foto: Rachman via bisnis.com.

    Stop impor beras, stop impor daging, stop impor buah, stop impor kedelai, stop impor ikan! Janji Jokowi dengan enteng penuh percaya diri disampaikan pada masa kampanye Pilpres 2014.

    Kini Presiden Jokowi hampir genap dua periode menjabatapakah janji tersebut ditepati?

    Mari kita periksa satu komoditas paling krusial, yaitu beras. Alasan menjaga kebutuhan cadangan beras pemerintah (CBP), Perum Bulog ternyata mendapatkan penugasan impor beras sebanyak 2 juta ton sampai akhir Desember 2023.

    - Advertisement -

    Jejak digital memang kejam. Kebohongan masa lalu sangat mudah dikonfirmasi di sosial media yang menunjukkan janji stop impor beras sekadar jargon kosong. Pencitraan meraih simpati tidak bisa dipungkiri, namun jauh lebih penting semua itu harus berbasis data.

    Konsumsi beras per kapita dalam setahun rerata 114,6 kg. Jika untuk memenuhi 270 juta penduduk maka dibutuhkan 30,9 juta ton beras setiap tahun. Tahun 2022 produksi beras 32,07 juta ton, artinya masih ada surplus beras yang disimpan sebagai stok kebutuhan tahun berikutnya.

    Presiden Jokowi berdalih impor langkah mendesak antisipasi kelangkaan yang mengakibatkan harga beras naik. Mengingat tahun 2023 dampak el nino kemungkinan produktivitas hasil panen menurun.

    Anehnya, selang waktu tidak lama Presiden Jokowi menyetujui usulan Badan Pangan Nasional (BAPANAS) menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras hingga kisaran 15%. BAPANAS menilai kenaikkan harga beras upaya menolong petani karena biaya produksi melonjak.

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here