William menambahkan bahwa perhatian pasar terhadap Ethereum juga meningkat menjelang ETH Genesis Day yang diperingati setiap 30 Juli. Momentum tersebut menjadi pengingat atas perjalanan Ethereum sejak pertama kali diluncurkan pada 2015 serta perkembangan ekosistemnya hingga saat ini.
“Saat ini Ethereum memasuki periode yang secara historis meningkatkan perhatian komunitas global terhadap perkembangan ekosistemnya. ETH Genesis Day menjadi momen untuk melihat bagaimana ekosistem tersebut terus berkembang sebagai fondasi berbagai inovasi blockchain, mulai dari smart contract, Decentralized Finance (DeFi), hingga tokenisasi aset atau Real World Assets (RWA),” jelasnya.
Meski demikian, William mengingatkan bahwa pergerakan aset kripto tetap dipengaruhi berbagai faktor global, termasuk perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat serta dinamika geopolitik yang masih berlangsung. Oleh karena itu, investor tetap perlu mengambil keputusan investasi secara bijak dan tidak hanya berlandaskan sentimen jangka pendek.
Sebagai top crypto exchange Indonesia, INDODAX terus berkomitmen menghadirkan akses investasi aset kripto yang aman, mudah, dan sesuai dengan ketentuan regulator. Selain menyediakan berbagai pilihan aset kripto, INDODAX juga terus mendorong peningkatan literasi melalui edukasi mengenai strategi investasi jangka panjang, termasuk Dollar Cost Averaging (DCA), serta pentingnya menerapkan prinsip Do Your Own Research (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.






