More

    Menikmati Permainan Tradisional Sunda di Kampus Unpad

    Anak-anak sedang memainkan permainan lompat karet di Kampung Tatar Padjajaran, Unpad, Bandung, Sabtu, (05/12/2015). FOTO : FAUZAN SAZLI
    Anak-anak sedang memainkan permainan lompat karet di Kampung Tatar Padjajaran, Unpad, Bandung, Sabtu, (05/12/2015). FOTO : FAUZAN SAZLI

    BANDUNG, KabarKampus – Mengisi waktu weekend dengan memainkan permainan tradisional Sunda memang menyenangkan. Apalagi dimainkan bersama teman-teman dan keluarga.

    Berbagai permainan Sunda ini hadir di Kampung Tatar Padjajaran, Universitas Padjajaran Bandung. Sejumlah permainan yang dihadirkan yaitu Engrang, Congklak, Sapitong, dan sebagainya. Sejumlah permainan ini menjadi bagian dari suatu acara yang dinamakan Kampung Tatar Padjajaran yang digelar di kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur, Bandung, Sabtu, (05/11/2015).

    Kegiatan Kampung Tatar Padjajaran digelar Badan Eksekutif Mahasiswa D3 Fakultas Ekonomi Bisnis Unpad. Tak hanya sekedar permainan, lapangan parkir Unpad yang biasanya ramai oleh kendaraan, kini disulap menjadi sebuah tempat yang mirip dengan kampung.

    - Advertisement -

    Selain permainan khas Sunda, di Kampung Tatar Padjajaran ini juga terdapat sejumlah kuliner khas Jawa Barat, seperti seblak, Getuk Sunda, Awu, dan sebagainya. Tak hanya kesenian Sunda, kegiatan ini juga tampil meramaikan acara yang digelar dari pagi hingga malam ini, diantaranya Jaipong, Karinding, Angklung, dan Pantun Sunda.

    (Baca Juga: Mahasiswa Unpad Sosialisasi Pilkada Untuk Penyandang Disabilitas)

    Menurut Lutfi Rizky, Ketua Pelaksana, acara ini merupakan acara tahunan BEM D3 FEB Unpad untuk memperkenalkan kebudayaan Sunda di lingkungan Unpad. Hal ini karena Kebudayaan Sunda hari ini sudah banyak ditinggalkan karena perkembangan teknologi.

    “Lihat saja anak-anak sekarang, lebih senang main handphone dari pada main permainan tradisional,” kata Lutfi yang merupakan mahasiswa Manajemen Pemasaran angkatan 2014 ini.

    Ia berharap, melalui kegiatan ini bisa membuat kebudayaan Sunda tidak dipandang sebelah mata. Dan masyarakat lebih mencintai kebudayaan Sunda.

    Pada pembukaan acara ini dihadiri oleh banyak anak-anak yang berada di sekitar Kampus Unpad Dipati Ukur. Anak-anak tersebut terlihat memainkan sejumlah permainan yang ada di Kampung Tatar Padjajaran.[]

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here