More

    Ketika Mekah Diseret ke Medan Perang Informasi: Pentingnya Cek Fakta!

    Dalam perang, informasi juga bisa melukai

    International Committee of the Red Cross atau ICRC mengingatkan bahwa informasi menyesatkan dalam konflik bersenjata bukan persoalan remeh. Informasi yang salah dapat menimbulkan ketakutan, memperburuk polarisasi, mendorong kekerasan, menyebabkan perpindahan penduduk, hingga membuat masyarakat mengambil keputusan keselamatan yang keliru.

    ICRC membedakan misinformation—informasi salah yang disebarkan seseorang karena ia mengira informasi itu benar—dengan disinformation, yakni informasi palsu yang disebarkan secara sengaja untuk memperoleh keuntungan tertentu.

    Perbedaannya terdapat pada niat. Tetapi bagi penerimanya, dampaknya bisa sama-sama serius.

    - Advertisement -

    Dalam kasus video “serangan Mekah”, seseorang mungkin meneruskannya karena benar-benar percaya. Orang berikutnya mengunggahnya karena ingin memperoleh perhatian. Pihak lain mungkin memanfaatkannya untuk kepentingan propaganda.

    Pada akhirnya satu kebohongan dapat memiliki ribuan distributor dengan motivasi berbeda-beda.

    Jangan jadikan keyakinan sebagai pengganti bukti

    Cek fakta bukan berarti otomatis mempercayai salah satu pihak.

    Cek fakta berarti memberikan standar pembuktian yang sama kepada siapa pun.

    Jika Saudi mengeluarkan klaim, periksa buktinya.

    Jika Houthi mengeluarkan bantahan, periksa juga buktinya.

    Jika sebuah video viral disebut berasal dari Mekah, cari rekaman pertamanya. Periksa tanggal unggah. Bandingkan bangunan, cuaca, suara, arah ledakan dan metadata bila tersedia. Lakukan pencarian gambar terbalik. Cari apakah kantor berita independen mempunyai reporter atau sumber di lokasi.

    Yang paling penting: bedakan antara “seseorang mengatakan sesuatu terjadi” dan “sesuatu telah terbukti terjadi.”

    Dalam kasus September 2026, formulasi jurnalistik yang bertanggung jawab bukan “Yaman menyerang Mekah” sebagai fakta final.

    Lebih tepat mengatakan: Arab Saudi menyatakan telah mencegat drone Houthi di selatan Mekah dan menuduh drone itu diarahkan ke kota suci; Houthi membantah Mekah merupakan target. Klaim mengenai target akhir drone tersebut belum terverifikasi secara independen.

    Satu kalimat memang lebih panjang.

    Tetapi kebenaran kadang memang membutuhkan lebih banyak kata daripada propaganda.

    Satu video palsu dapat menciptakan kebencian yang nyata

    Bersambung ke halaman selanjutnya –>

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here