More
    HomeUTAMAINTERNASIONAL

    INTERNASIONAL

    Bantuan Kemanusiaan Diprivatisasi, PBB Peringatkan Risiko Baru di Gaza

    Saat blokade Israel terhadap Gaza terus berlanjut, pejabat Amerika Serikat dan Israel sedang mempertimbangkan rencana baru untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan, mengesampingkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Usulan tersebut melibatkan kelompok yang didukung AS, termasuk kontraktor keamanan dan mantan perwira militer, mengambil alih distribusi makanan dan persediaan di Gaza, menggunakan metode yang mirip dengan yang sebelumnya dirancang oleh Israel. 

    Kisah Aktivis Pro-Palestina yang Pertama Dibebaskan

    Mehdawi adalah mahasiswa aktivis pertama yang dibebaskan dari sekian banyak yang ditahan oleh pemerintahan Trump karena bersuara menentang perang dan penjajahan di Palestina. "Saya merasa ini kemenangan besar bagi demokrasi. Penjebakan ini tidak sepenuhnya mengejutkan," kata Mehdawi

    Protes Anti-Boeing Berujung Penangkapan 30 Mahasiswa

    Sekitar 30 pengunjuk rasa pro-Palestina ditangkap setelah menduduki gedung Universitas Washington, Senin (5/5). Kelompok Students United for Palestine Equality and Return Washington (Super UW) menduduki Gedung Teknik Interdisipliner. Mereka menuntut agar universitas tersebut memutus hubungan dengan Boeing, salah satu yang memberikan lapangan kerja bagi lulusan teknik Universitas Washington.

    Bandara Internasional Israel Dikejutkan Rudal Yaman

    Sebuah serangan rudal balistik dari pejuang Houthi Yaman, Ansharullah, ke kawasan Bandara Internasional Ben Gurion, Kota Tel Aviv, Israel, Minggu (4/5) mengejutkan dunia. Ansharulllah Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal di area bandara internasional tersebut.

    Swarthmore dan Persekusi Gerakan Pro-Palestina

    Swarthmore College mengumumkan bahwa sembilan orang yaitu mahasiswa dan alumninya ditangkap setelah dibubarkannya perkemahan pro-Palestina di kampus. Perkemahan itu sudah berlangsung empat hari oleh Swarthmore Students for Justice in Palestine. Mereka juga mengajak masyarakat untuk bergabung dalam protes tersebut.

    Seruan May Day dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP)

    Orang-orang bebas di dunia, bersatulah… melawan barbarisme! Salut untuk para pekerja Palestina… para pembawa pesan bumi, perisai revolusi, palu perubahan, dan pembangun masa depan. Salut bagi mereka yang gugur saat bekerja… dan bagi mereka yang tetap bekerja meski kelaparan.

    Sejarawan Israel Dukung Negaranya Dikeluarkan UEFA

    Salah seorang sejarawan dan intelektual besar Yahudi, IIan Pappe, menjelaskan pentingnya penghapusan Israel dari Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan event olahraga lainnya. Baginya, keputusan ini merupakan langkah penting menuju perubahan pada masa depan. "Tapi satu hal penting yang benar-benar ditakutkan dari Israel, adalah jika Israel terlempar keluar dari UEFA, serius," ujar Pappe.

    KABAR LAINYA