Dugaan Pelecehan di USU, Korban Disebut Capai Puluhan Orang
Sementara itu, dugaan pelecehan seksual di Universitas Sumatera Utara menjadi viral setelah seorang mahasiswa mengunggah tangkapan layar percakapan bernuansa seksual yang diduga dikirimkan oleh seorang mahasiswa kepada salah satu mahasiswi.
Unggahan tersebut kemudian memicu korban lain untuk menyampaikan pengakuan disertai bukti yang mereka miliki. Berdasarkan pendataan yang dihimpun hingga Sabtu (11/7), terdapat sekitar 60 korban perempuan dan enam korban laki-laki yang memiliki bukti percakapan.
Jumlah tersebut diperkirakan belum mencerminkan keseluruhan korban karena masih banyak yang tidak memiliki bukti digital. “Ini 60 perempuan yang ada bukti. Sedangkan korban lain masih banyak yang enggak ada bukti. Yang enggak ada bukti ini saya enggak masukin. Berarti bisa lebih dari 60,” kata R seperti dikutip dari Kumparan.
Dari penelusuran yang dilakukan, para korban berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa lintas fakultas, mahasiswa dari kampus lain, pelajar SMA hingga masyarakat umum. Menurut keterangan R, dugaan pelecehan dilakukan melalui berbagai modus.
Terduga pelaku disebut mengirimkan pesan bermuatan seksual, video tidak senonoh, hingga meminta foto korban secara paksa melalui media sosial. Tidak hanya menyasar perempuan, korban laki-laki juga disebut menerima pesan seksual dari terduga pelaku.
Selain dugaan pelecehan verbal melalui media digital, sejumlah korban perempuan juga mengaku mengalami tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual secara fisik. “Ada beberapa yang kayak sudah sampai diikuti ke kosnya. Bahkan ada yang dulu kasusnya pernah juga dulu, katanya dia menjadi korban sampai kayak sudah dibuka bajunya,” ucap R.
Ditangani Satgas PPKS
Bersambung ke halaman selanjutnya –>






