More

    OPINI

    Kriminalisasi Mahasiswa dalam Aksi Damai

    Cho dan belasan orang lain bukan hanya sekadar peserta aksi. Mereka bisa jadi adalah bagian dari generasi muda yang peduli terhadap keadilan sosial. Menangkap mereka tanpa menyelidiki konteks lebih dalam bisa menciptakan efek jera yang negatif: ketakutan untuk bersuara. Apalagi, dalam sejarah pergerakan buruh di Indonesia, tidak sedikit aktivis yang kemudian dikriminalisasi karena perjuangannya.

    Membaca Puzzle, Free Palestina Hanya Mimpi?

    Krisis Gaza berlangsung bukan karena kebetulan, tetapi karena konsensus diam-diam dari aktor-aktor dunia yang lebih memilih stabilitas geopolitik daripada keadilan. Dan selama konfigurasi kekuasaan ini bertahan, penderitaan rakyat Gaza akan terus menjadi harga yang “diterima”.

    Lebaran Kurban: Membunuh Perikebinatangan dan Menghidupkan Perikemanusiaan

    Tragedi yang menimpa rakyat Palestina bukan hanya konflik politik. Ia adalah ujian etik bagi seluruh umat manusia. Ketika kita memotong hewan kurban dalam suasana damai, mereka menyaksikan keluarganya gugur tanpa pemakaman layak. Mereka tidak butuh sekadar empati sesaat, tetapi solidaritas nyata.

    Gideon Chariot; Nakba yang Terulang

    Nakba! Hari bencana ketika seluruh warga Palestina yang sedang tidur lelap terbangun dari malam-malam yang tenang. Mereka diusir, dibantai, dan diserang oleh Israel dan harus mengungsi. Sebanyak 15.000 orang dibunuh. Lebih 750.000 orang harus mengungsi dan terusir dari tanah kelahirannya.

    Kita Salah Memahami Yaman

    Hari ini, Yaman bukan gagal (baca:miskin) karena bodoh, tapi karena dizalimi oleh kepentingan luar. Sejak "Arab Spring", negara ini dijadikan medan tempur proksi antara Saudi, AS, dan UEA untuk memblokade pengaruh Iran-yang anti zionis dan anti barat-di kawasan. Yang gagal bukan rakyat Yaman, tapi sistem internasional yang membiarkan mereka menderita tanpa perhatian karena berdiri di atas prinsip yang berbeda.

    Pancasila, Risalah Amaliah dalam Membela Palestina

    Hari ini, 1 Juni, Pancasila berusia genap 80 tahun. Ideologi yang pernah dirumuskan sekelompok manusia ini mendekati satu abad rentang kiprahnya. Pancasila, sebagai buah pikir yang lahir dari panjangnya jerih payah dan diskusi serius para pendiri bangsa, masih tahan dan tak tergoyahkan oleh godaan paham luar. Kita melihatnya masih mampu berdiri, setelah melewati berbagai macam badai sejarah. 

    Menyemai Gerakan Literasi Sebagai Praksis Kepribadian Nasional

    Kemerdekaan dan Kepribadian Nasional adalah laksana dua anak kembar yang melengket satu sama lain yang tidak dapat dipisahkan tanpa membawa bencana kepada masing-masing, begitulah petikan pidato presiden Sukarno, tertanggal 17 Agustus 1961, yang termuat dalam terbitan khusus departemen penerangan (kini komdigi)  berjudul Resopim (revolusi- Sosialisme Indonesia-pimpinan nasional) (Soekarno, 1961).

    KABAR LAINYA