More

    Ini Pohonku, Untuk Hutankan Lumajang

    Muhammad Khoirul Anam
    Persoalan kerusakan di muka bumi sejak lama telah menjadi informasi yang didengung-dengungkan sebagai informasi penting melalui kitab suci, informasi publik di berbagai media massa atau berbagai seminar dan pertemuan tingkat internasional bahwa telah terjadi banyak kerusakan lingkungan di bumi kita.

    Akibat kerusakan yang terjadi di permukaan bumi yang ditinggali manusia ini telah sering dan bahkan menjadi obrolan keseharian, misalnya polusi, pemanasan global (global warming), bocornya ozon, anomali cuaca atau bahkan kejadian didepan mata yang jelas sebagai bukti super nyata misalnya berita tentang kekeringan, banjir, tanah longsor bahkan kondisi musim yang berubah-ubah dan banyak lagi bukti kerusakan di lingkungan kita yang nampaknya lebih banyak hanya menjadi perdebatan daripada berprilaku memperbaiki secara nyata dengan melakukan sesuatu atau gerakan.

    Lahan kritis, berkurangnya sumber mata air, tanah gundul akibat penebangan pohon yang tidak diimbangi dengan penanam kembali dan munculnya istilah kekeringan dan tanah kritis tentu menjadi sebuah informasi penting bagi anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Youth Information Community (YIC).

    - Advertisement -

    Dan diyakini harus ada tindakan dari hasil serap informasi yang dilakukan KIM dan YIC, bentuk tindakan ini selanjutnya diharapkan harus menjadi informasi yang lebih kuat lagi untuk berbuat menanam pohon bagi siapa saja.

    Menurut KIM dan YIC, berbuat baik adalah ibadah dan perbuatan baik itu pasti diterima oleh Tuhan tanpa harus melihat itu tugas formalnya lembaga mana, utamanya menanam. Justru lebih baik jika berbuat baik dalam bentuk menanam pohon dilakukan secara sinerjik dan bersama-sama. Tuhan pasti tersenyum melihat umatnya berbondong-bondong berbuat kebajikan. Bahkan berbuat baik menanam pohon ini telah banyak dukungan dan juga bantuan bibit.

    Bantuan bibit hari ini berasal dari Dinas Kehutanan Kabupaten Lumajang dan sahabat dari Jica dan TNBTS, selain bibit KIM dan YIC sendiri. Luar biasa…! []

    Gerakan “Ini Pohonku” sekedar menamai atau menandai. Kelak siapa yang akan menikmati itu, bagi KIM dan YIC tidak penting, terlebih upaya menanam itu dapat memberikan kemaslahatan. Karena kami sudah dapat keuntungan dari menanam pohon ini, yaitu pahala dari Tuhan langsung dan menyelamatkan Lumajang dari kekurangan pohon.

    Setelah penanaman pohon langkah secara simbolis dan ceremonial di tempat ini, kami akan melanjutkan menanam ribuan pohon yang disebar di 21 kecamatan dan dipilih menanam pohon bermanfaat ganda ini di sumber-sumber mata air yang mengecil/ kecil dan setiap bulan akan dilaporkan oleh KIM tentang perkembangan hasil penanaman tersebut.

    Mari hutankan Lumajang ! Itu aksi KIM dan YIC yang nantinya program demikian ini akan kami lakukan setiap tahun di musim penghujan dengan cara mengumpulkan biji-biji pohon buah-buahan terlebih dahulu. Bahkan bila kita tersentuh informasi dari kitab suci atau informasi melalui media massa pada umumnya tentang pentingnya menanam ini, kami ajak bapak-bapak, ibu-ibu anak-anak sekolah atau siapapun juga melakukan hal yang sama. Jika ada biji dari buah-buahan jangan dibuang terbengkalai, kita pungut, kita kumpulkan, kita semai dan kita tanam. Bahkan ada ide dan keinginan agar nantinya di setiap lokasi wisata di Kabupaten Lumajang juga disediakan bibit, sehingga pengunjung wisata dapat membeli bibit untuk dapat mereka bawa sebagai souvenir dan ditanam di lingkungan pengunjung itu berdomisili sebagai kenangan indah jika berkunjung ke lokasi wisata manapun di Lumajang.

    - Advertisement -

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here