STSI Bandung Gelar Festival Teater Remaja

Taufik Darwis

Para pemenang Festival Teater Remaja se-Jawa Barat yang dilaksanakan tahun 2011. FOTO : TAUFIK DARWIS

BANDUNG, KabarKampus—Keluarga Mahasiswa Teater (KMT) Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung akan menggelar Festival Teater Remaja (FTR) se-Jawa Barat, 13-22 Februari 2012 di G.K. Sunan Ambu STSI Bandung.

Program tahunan yang sudah ke-3 kalinya dilaksanakan ini akan diikuti oleh 26 sekolah menengah/sederajat Jawa. Mereka akan bergiliran mementaskan karya teaternya sebanyak 3 kali pementasan.

Meskipun secara pelaksanaannya tidak jauh berbeda dari sebelumnya, menurut Ketua Pelaksana FTR 2012 Machmudin, pelaksanaan FTR tahun ini akan memberikan hadiah yang menarik bagi aktor laki-laki dan perempuan terbaik.

“Kami akan memberikan hadiah berupa bebas kuliah bagi para aktor terbaik yang ingin kuliah di Jurusan Teater STSI Bandung,” ungkap Machmudin ketika ditemui di ruang kerjanya (31/01).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Teater STSI Bandung Yadi Mulyadi menyatakan dukungannya kepada panitia pelaksana.

“Ya, kami (jurusan) menyambut baik segala ajuan perbaikan dari evaluasi kepanitiaan KMT. Setelah kami sampaikan ajuan ini kepada yang lebih punya otoritas, yaitu Pembantu Ketua III dan II, mereka pun menyambut baik dan menjanjikan adanya beasiswa bebas uang kuliah untuk para aktor terbaik untuk kuliah di Jurusan Teater,” kata Yadi.

Adapaun juri Festival Teater Jawa Barat 2012 terdiri dari sutrada teater berpengalaman, yakni lain Irwan Jamal S.Sn ( sutradara Teater Pictorial),  Joko Kunain S.Sn M.Hum (Dosen Jurusan Teater STSI Bandung) dan Afrizal Malna (esais, pemerhati teater nasional). Tahun ini FTR 2012 mengusung tema “Berkaya Untuk Saling Menumbuhkan” dengan harapan kegiatan lomba dapat merangsang kembali tumbuhnya regenerasi teater secara dinamis dan kreatif.

“Setidaknya mereka (remaja) tidak banyak yang menjadi berandalan motor  dan bergagah-gagahan di jalan raya,” kata Machmudin kepada si KaKa. []

Leave a Reply

Your email address will not be published.