MUI Ajak Boikot Acara Caci Maki di TV

Ahmad Fauzan Sazli

http://id.wikipedia.org

JAKARTA, KabarKampus – Majelis Ulama Indonesia menemukan beberapa program yang terindikasi tidak relevan dengan spirit ramadhan, meskipun menggunakan nama program yang bertalian dengan ramadhan.

MUI menganggap, momentum ramadhan telah disalahgunakan oleh program televisi yang dipenuhi adegan dan dialoq yang melecehkan sesama, merendahkan, memperolok, serta memaki-maki. Program tersebut menampilkan prilaku yang jauh dari tuntunan Islam yang menjadikan puasa ramadhan sebagai wahana peningkatan taqwa.

Dalam proses pemantauan program televisi tersebut, MUI mengacu pada UU Penyiaran (32/2002) dan Standar Program Siaran (SPS) 2012 dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), serta beberapa fatwa MUI.

Berikut gambaran acara yang dinilai berisi caci maki oleh MUI :

Program Acara Pesbuker (Pesta Buka Bareng Selebriti) di Anteve yang ditayangkan menjelang buka puasa, pukul 17.00 WIB. Komendi live ini dibintangi antara lain , Olga Syahputra, Raffi Ahmad,  dan Jessica Iskandar. Walaupun pernah ditegur keras dan diberhentikan sementara oleh KPI, Juni lalu, acara Pesbuker saat ramadhan tidak ada perubahan berarti.

Menurut MUI, setiap episode diwarnai olok-olokan, ejekan, saling menghina, ucapan kasar dan kalimat yang mengarahkan asosiasi seks vulgar walaupun dalam konteks maksud bergurau.

Pada tanggal 26 Juli 2012, terjadi adegan pelukan sampai jatuh berdua antara Olga dan Jessica. Penonton berteriak, “batal-batal.” Dan Raffi memeluk Jessica dari belakang.

Pelecehan juga terlihat di Trans TV. Pelecehan terjadi pada program Waktunya Kita Sahur (WKS) (02.30 – 04.30), dan Ngabuburit mejelang buka. WKS Ini dibintangi Jessica Iskandar dan Raffi Ahmad, dan Olga Syahputra,sedangkan Ngabuburit dibintangi oleh Budi Anduk, Okky Lukman, Ruben Onsu, dan Soimah. Menurut MUI, materi dialoq  kedua program ini tidak mendidik. Lebih banyak cemooh. Dan materi pertanyaan kuis dua acara ini tidak mengandung edukasi, tidak ada materi ramadhan dan tidak ada pertanyaan yang mengandung pengetahuan.

Kemudian Opera Van Java (OVJ) , Sahurnya Indonesia di Trans 7, yang dibintangi Sule, Parto, Nunung, Andre Taulani, dan Aziz Gagap. Meski didedikasikan untuk pendamping sahur, namun tingkah laku pemain kerap mengabaikan etika. Pada episode 4 Agustus 2012, Komedian Mpok Nori yang sudah lansia dibentak dan secara tiba-tiba dicium secara kasar oleh Sule.

Sedangkan di Metro TV, komedi Humor Sahur (02.30 – 03.00), yang melibatkan Chandra Malik, Prie, dan Sujiwo Tejo, secara keseluruhan patut memperoleh apresiasi. Dialoqnya mendalam, segar dan jenaka. Refleksinya berbobot.

Berbeda dengan komedi umumnya, acara ini bisa menjadi model komedi berkelas. Tapi sayang, selipan pelecehan tak juga terhindar.

Salah satu terlihat pada tayangan hari Selasa, 24 Juli 2012. Salah satu pembawa acara mengeluarkan kata-kata, “silahkan orang miskin bertanya.” Kemudian terdapat kalimat tidak pantas , “Allah menciptakan kita manusia untuk main main, ngapain kita serius-serius.”

Ungkapan-ungkapan inilah yang dinilai oleh MUI mengandung pelecehan. Untuk itu MUI menyerukan kepada masyarakat untuk memboikot acara berbeagai program atas nama ramadhan, khususnya komedi yang muatannya dipenuhi ungkapan kasar dan makian.[]

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.